Istilah dan Singkatan dalam Masak-Memasak

Istilah dan Singkatan dalam  Masak-Memasak - Hai bunda, seringkali kita dibingungkan dengan istilah-istilah maupun singkatan serta ukuran yang digunakan dalam bahan-bahan masakan. Baik itu bahan kue, bahan sayur, bahan minuman, dan lain sebagainya. Istilah dan singkatan tersebut sering kali membuat kita khawatir salah bahan dan ukuran ketika hendak memasak, terlebih bagi kita yang masih awam dalam dunia masak-memasak. Singkatan yang sering kita jumpai adalah seperti sdt, sdm, SKM, DCC, BP, dan lain sebagainya. Selain istilah dan singkatan, kita juga dibingungkan dengan ukuran-ukuran apabila kita tidak mempunya alat pengukur bahan seperti timbangan untuk menimpang bahan-bahan padat seperti tepung, gula, dan lain sebagainya ataupun gelas ukur untuk bahan cair seperti air, minyak, susu, dsb. Untuk itu, berikut ini ResepNikmatmu akan merangkum beberapa istilah-istilah yang sering digunakan didunia masak-memasak dan perbakingan :)

Bahan-bahan di dapur Bunda Irma Virdi
Istilah dalam Masak-Memasak:
SdmSendok makan.
Sdt: Sendok teh/ sendok kecil.
SKM: Susu kental manis.
BP: Baking Powder. Berfungsi untuk pengembang kue seperti bolu, cake, cupcake, dll.
Ragi instan: Berfungsi sebagai pengembang adonan kue, yang sering kita kenal dengan Fermipan.
Otang: Oven tangkring, yaitu oven tradisional yang penggunaannya dengan cara ditangkringkan di atas kompor. Panas berasal dari api, bukan dari listrik.
Ovalet: merupakan pelembut dan penstabil agar adonan tidak turun ketika dikocok dan dapat bercampur sempurna
Baking Soda: Biasa disebut juga soda kue, digunakan  sebagai pengembang kue yang nantinya menimbulkan rongga ketika adonan kue dikukus, dipanggang ataupun digoreng. Contoh kue yang menggunakan soda adalah martabak manis.
DCC: Merupakan singkatan dari Dark Chocholate Compound atau lebih kita kenal dengan cokelat batang. 
TBK: Toko Bahan Kue
Oven: Alat pemanggang kue
No Oven: Pembuatan kue tidak dengan menggunakan oven.
No Mixer: Mengocok adonan tanpa menggunakan mixer.
Bolkus: Bolu Kukus
ML: Mili liter
Susu UHT: Susu cair. Contohnya adalah susu Ultra Milk.
Susu Evaporated: Susu cair yang kadar airnya sudah dikurangi/diluapkan, sehingga lebih kental, lebih pekat rasa susunya. Warnanya krem, bukan putih.
Tepung Terigu Protein Tinggi: Tepung terigu yang mengandung 14% protein. Biasa digunakan untuk membuat roti dan mie. Contoh tepung terigu protein tinggi adalah merk Cakra Kembar. Tepung terigu protein tinggi ini cocok untuk membuat donat, kue sus, roti tawar, roti manis, burger/hot dog bun, mi instan, mi basah, mi kering, martabak telur, dan roti goreng.
Tepung Terigu Protein SedangTepung terigu yang mengandung 13% protein. Contoh tepung terigu protein tinggi adalah merk Segitiga Biru. Tepung terigu protein sedang ini cocok untuk membuat aneka makanan seperti bolu, brownies, cake pisang, martabak manis, muffin, kue bulan, croissant, puff pastry, danish, bapia, pastel, kroket, risoles, dan lain-lain.
Tepung Terigu Protein Rendah: Tepung terigu yang mengandung 10% - 11,5% protein. Contoh tepung terigu protein tinggi adalah merk Kunci Biru.Tepung terigu protein rendah ini cocok untuk membuat biskuit, kue kering, crackers, black forest, cake coklat, lapis legit, lapis surabaya, chiffon cake, pie, sponge cake, waffle, crepes, pancake, kue cubit, dan kerupuk.
Mentega Tawar: Adalah mentega yang rasanya tawar dan tidak diberi garam. Umumnya ditulis unsalted butter pada kemasannya
Mentega Putih: Mentega putih adalah mentega yang bentuknya padat, rasanya tawar dan berwarna putih. Mentega putih jauh lebih padat/keras dibanding mentega biasa karena kadar airnya jauh lebih sedikit. Rasanya pun tidak gurih seperti mentega yang terbuat dari susu. Umumnya digunakan untuk membuat biskuit, pastry, dan merupakan bahan dasar pembuatan butter cream. 
Bread Improver/Baker`s Bonus: Bread improver adalah bahan yang dapat membantu meningkatkan kualitas roti seperti membuat serat roti jadi halus, menghasilkan volume dan kulit roti yang bagus, memperpanjang umur simpan, dan mempercepat proses fermentasi.
Gula Icing: Gula icing adalah gula bubuk yang sudah ditambahi zat antikepal sehingga lebih kering dan tidak menggumpal. Gula icing juga lebih halus butirannya dan tidak semanis gula bubuk sehingga cocok digunakan untuk campuran butter cream. 
Brown Sugar: Brown sugar adalah campuran antara gula putih dengan molasses.Terdapat dalam 2 jenis; light dan dark. Makin gelap warna gula, ma
Softcream: Soft Cream adalah krim campuran untuk membuat buttercream. Bentuk dan baunya mirip mentega, berwarna putih, dan bertekstur lembut sekali. Bila dikocok dengan mentega putih, campuran ini akan mengembang menjadi 2 kali lipat volume awal, teksturnya menjadi sangat ringan seperti krim, dan warna buttercream akan putih mengkilat.
Spuit: Spuit adalah alat untuk membentuk butter cream, berbentuk kerucut dengan aneka bentuk potongan pada ujungnya. Untuk membentuk butter cream, spuit ini dimasukkan ke dalam piping bag kemudian disemprotkan ke atas kue. Butter cream akan keluar dalam aneka bentuk tergantung bentuk mata spuit dan teknik menghias yang digunakan.Jenis-jenis spuit antara lain: spuit China dan spuit Rusia
Essence dan pasta: Dua-duanya adalah flavoring, tapi essence hanya memberikan rasa sedangkan pasta memberikan rasa dan warna. Essence lebih pekat daripada pasta sehingga pemakaiannya lebih sedikit.
Tepung Maizena: Merupakan tepung yang berasal dari pati jagung. Teksturenya halus mirip tepung terigu, tapi warnanya lebih pucat. Penggunaanya tidak boleh berlebihan karena dapat membuat makanan lebih cepat basi atau berjamur.
Tepung Tapioka: Merupakan tepung berbahan dasar singkong. Fungsinya untuk membuat adonan menjadi lebih liat atau mengental.
Mayonnaise: Mayonnaise adalah salah satu jenis saus yang dibuat dari bahan utama minyak nabati, telur ayam dan cuka. Mayones umumnya digunakan sebagai perasa pada makanan seperti selada atau sandwich.
Korsvet: Lemak sapi yang berfungsi ketika membuat lapisan lapisan pada kulit pastry,bentuk dan warnanya mirip margarin tetapi teksturnya lebih keras sedikit.

Mayonnaise



Takaran Dalam Membuat Kue - Bunda, sering kali kita dibingungkan dengan adanya ukuran atau takaraan bahan-bahan membuat kue namun kita terkendala dengan tidak adanya alat untuk menimbang dan mengukur secara tepat. Hal ini seringkali membuat kita pusing tujuh keliling. Hehe. Untuk itu kami membuat rangkuman bagaimana kita dapat memanfaatkan sendok atau gelas untuk mengukur bahan-bahan memasak atau bahan membuat kue. rangkuman ini saya himpun dari para bunda yang suka dengan masak-memasak. Takaran dengan menggunakan sendok dan gelas tersebut kami tulis dalam artikel berjudul Cara Mudah Menakar Bahan Kue Hanya dengan Sendok.


SEMOGA BERMANFAAT 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Istilah dan Singkatan dalam Masak-Memasak"

Post a Comment